FIB—Teater
Langkah mengadakan Pesta Monolog di Medan nan Balinduang Fakultas Ilmu
Budaya Unand. Empat teater monolog ditampilkan pada Kamis (04/02/16).
Hal ini merupakan rangkaian Pesta Monolog yang telah diselenggarakan di
BC (Bussnies Venter), Kampus UBH, Cafe Uniang Kamek, dan Ruang Seminar
Gedung I.
Ditto Aditya selaku Ketua Teater Langkah
menyatakan bahwa Pesta Monolog Kampus merupakan rangkaian terakhir
dalam proses open recruitment. “Banyaknya calon anggota, yakni 23 orang,
menjadi pemicu diselenggarakannya Pesta Monolog Kampus di berbagai
tempat. Hal ini disebut dengan istilah maraton teater.”
“Sebenarnya ingin bekerja sama juga
dengan kampus lain, namun kampus lain masih dalam kalender akademik
libur. Pesta monolog kampus ini tidak dipungut biaya bagi penonton.
Terbuka untuk umum. Pamflet-pamflet tersebar di seluruh mading-mading
kampus sekitar Unand dan UBH secara merata agar infomasi tersebar luas
dan penonton yang datang lebih banyak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ditto Aditya menyatakan
dengan adanya pemberitahuan ini diharapkan seluruh penonton merata tidak
hanya dari mahasiswa FIB saja. “Rentetan acara pesta monolog kampus
ini berakhir pada Senin, 15 Februari 2016 di Ruang Seminar Gedung I.
Rentetan proses Open Recruitment terdiri atas LAD, pementasan bersama,
dan monolog. Monolog menjadi fase terakhir dalam proses menjadi anggota
Teater Langkah. Untuk monolog ini sendiri, semua crew, termasuk
sutradara terdiri dari peserta OR itu sendiri. Anggota Teater Langkah
hanya mengarahkan sebagai mentor,” jelas Ditto.
Teater Langkah akan melantik anggota
Open Recruitment pada bulan Februari 2016 ini. Pembukaan pendaftaran
menjadi calon anggota Teater Langkah dimulai sejak November 2015.
Angkatan anggota terakhir adalah angkatan 2013. Dalam senggang 2 tahun
itu, banyak dari calon anggota yang telah menanti-nantikan proses OR
tersebut. Dalam kegiatan monolog kampus ini, bantuan diarahkan kepada
pihak dekanat Fakultas Ilmu Budaya Unand.
Miftahul Usman, selaku salah satu mentor
Pesta Monolog Kampus ini menyatakan bahwa pada tahun ini kreativitas
peserta calon anggota baru Teater Langkah sangat beragam. “Hal ini
sedikit membantu kinerja saya sebagai mentor. Calon anggota ini telah
melewati proses anggota selama empat bulan, dari November 2015 sampai
Februari 2016. Harapan fokus melatih keaktoran melampaui anggota
sebelumnya. Lalu, mereka dapat menjadi tempat berdiskusi bagi kami.
Lebih mandiri ke depannya, lebih hebat daripada anggota terdahulu.
Selain itu, calon anggota Teater Langkah tahun ini lebih berani
mengungkapkan imajinasi dan liar dalam hal-hal baru. Kami selaku mentor
mengarahkan apa-apa saja yang harus calon anggota lakukan. Misalnya,
memperhatikan bagaimana menjadi seorang sutradara, tata panggung, dan
telaah naskah,” ungkap Miftahul Khair.
Kamis malam, aktor yang merupakan calon
anggota Teater Langkah yang tampil ialah Septia dengan naskah “Wisran
Hadi, Kenang-kenangan Perempuan Pemalu”; Arga Pratama dengan naskah
“Kasir Kita”; Anisa dengan naskah “Mayat terhormat”; dan Melani Syafira
dengan naskah “Racun Tembakau”.
Pesta Monolog Kampus pada malam Kamis kemarin cukup ramai. Lebih dari
seratus orang penonton, baik itu mahasiswa FIB Unand dan juga
penikmat-penikmat teater.(Reporter: Dini Alvionita, Editor: Ria Febrina, Admin: Gading Rahmadi)

0 komentar